Skip to content. | Skip to navigation

Personal tools
Log in Register
Social justice and environmental video from the Asia Pacific
Sections
Personal tools
You are here: Home Members Hisam Setiawan Videos Bono Tidal Bore: Unique Riau River Surfing
You are here: Home Members Hisam Setiawan Videos Bono Tidal Bore: Unique Riau River Surfing
You are here: Home Members Hisam Setiawan Videos Bono Tidal Bore: Unique Riau River Surfing
Document Actions

Bono Tidal Bore: Unique Riau River Surfing

by Hisam Setiawan last modified Jan 10, 2012 03:44 PM
3.0
No rating set

Surf in the Bono Tidal Bore in Sumatra! This recently discovered phenomenon can be found in the Pelalawan District in Riau, Sumatra. The locals used to be afraid of the Bono because it took many lives. But since September 2010, professional surfers from Brazil and France have been braving the waves and riding the surf. The Bono Tidal Bore surf is currently facilitated by the Riau River Defender, the Mitra Insani Foundation and Gurindam 12.

Embed
09:29
Genres
Keywords
Country
Language
Video information
Produced by Hisam Setiawan
Home page more info
Produced Jan 03, 2012
Production Company Gurindam12 Studio

Full Description

Sebuah fenomena alam yang unik dimiliki oleh Indonesia dan hanya ada di Propinsi Riau saja tepatnya di Kabupaten Pelalawan yaitu Gelombang "BONO" (gelombang ombak sungai) atau dalam bahasa ilmiahnya disebut dengan Tidal Bore. Dahulu Bono ini menjadi momok menakutkan buat masyarakat yang berada di Kab Pelalawan khususnya di sepanjang sungai kampar karena gelombang Bono in telah banyak memakan korban jiwa.

Namun semenjak 2010 tepatnya di September, beberapa orang peselancar profesional yang berasal dari Brazil dan Perancis mencoba berselancar di atas gelombang bono ini. Dan pada akhirnya sukses, dimana para peselancar tersebut difasilitasi oleh River Defender dan Yayasan Mitra Insani.

Dari momok menakutkan menjadi potensi wisata alam membuat Pemerintahan Kabupaten Pelalawan mencoba mengembangkan potensi ini. Harapan besar gelombang bono ini menambah deretan panjang potensi surfing Indonesia, dimana para peselancar dapat berselancar di gelombang sungai dengan durasi lebih dari 1,5 jam.

Add comment

You can add a comment by filling out the form below. Plain text formatting. Web and email addresses are transformed into clickable links.