Dongkrak Bekas Disulap Jadi Alat Unik
Bermodalkan sebuah dongkrak bekas, Hamzah mampu membuat piranti ini menjadi sebuah alat unik untuk memeras santan kelapa di Riau.
05:34
- Genres
- Categories
- Country
- Language
| Video information | |
|---|---|
| Produced by | SIAKvideo |
| Directed by | hermawan |
| Contact | write the producer |
| Home page | more info |
| Produced | Nov 30, 2011 |
| Production Company | SIAKvideo |
| Distributor | Wiwin Sadri |
Full Description
Bagi jiwa-jiwa kreatif memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitarnya, bisa berguna bagi banyak orang, Bahkan tak jarang sekalian jadi alat untuk mendulang rupiah. Seperti yang dilakukan Hamzah, lelaki ini memanfaatkan alat pendongkrak ban menjadi sebuah alat unik untuk memeras santan.
Meski ia berada di daerah pedalaman, tepatnya di Desa Sungai Selodang Kecamatan Sungai Mandau, sekita 50 km dari ibu kota Kabupaten Siak, namun lelaki kelahiran 44 tahun silam ini semangat “berinovasinya” tak kunjung padam. Hamzah hanya tamatan SD, namun Keterbatasan pendidikan tak membuatnya enggan untuk berinovasi. Hobinya yang suka mengutak –atik alat pertukangan, telah membuatnya berhasil menciptakan sebuah teknologi sederhana yang sangat berguna bagi banyak orang terutama kaum hawa.
DPS, Dongkrak Pemeras Santan, begitulah Hamzah menamai alat ini. DPS berfungsi sebagai alat pemeras kelapa yang sudah di parut hingga menghasilkan santan. Awalnya, Ide membuat DPS ini muncul saat Ia melihat kesibukan di dapur sebuah pesta yang sedang memeras santan dengan cara tradisional. Cara lama, dirasakan Hamzah tidak praktis dan kurang efisien, Terbayang olehnya betapa lama waktu yang tersita, belum lagi menguras tenaga bagi mereka yang mengerjakannya, Berbahan sebuah dongkrak bekas, sepotong besi berulir, lembaran plat besi dan potongan kayu utuh serta beberapa bahan lainnya. Ia pun mulai merancang alat kreasinya. Piranti hidrolis ini pun disulapnya jadi tumpuan tenaga untuk memeras parutan kelapa.









