Featured Filmaker: Chamot
Nama: Sancho Alves Nahac (Chamot)
Umur: 27
Lokasi: Covalima, Suai, Kamanasa Fatisin, Timor Leste
Karya Teranyar:
Sekarang Bekerja Di International Center for Journalist ( ICFJ) Timor Leste di bidang Regional Media House Suia.
Video Pilihan
- Futumanu
- Tebe Dai
- Tihal Fuan Ina Flish
- We need some protection & love
- Camp Sambel 2010
- Peace for Matai Youths
Simak kata-kata mereka:
EM: Siapakah Anda sebagai seorang pembuat film.
Saya adalah seorang filmaker Timor Leste, berasal dari Suai Kamanasa ( KOvalima Timor Leste). Film yang saya buat, itu semua manyangkut kehidupan masyarakat (lingkungan hidup) dan kebudayaan Timor Leste secara khusus di Suai KOvalima. Saya juga adalah seorang Filmaker independen yang sudah sering memproduksi film Dokumenter dan juga memproduksi beberapa film pendek yang dapat memberi motivasi kepada masyarakat pada umum.
EM: Bagaimana Anda datang ke video sebagai media? Mengapa Anda bekerja dengan gambar bergerak?
Bagi saya Film adalah salah satu media untuk mengajar dan memberitakan informasi kepada masyarakat. Karena dengan gambar Gerak tersebut masyarakat bisa langsung mengerti dengan informasi yang disampaikan lewat film yang ditayangkan tersebut.
EM: Apa isu-isu utama Anda dalam pekerjaan alamat video Anda?
Isu utama dalam film-film saya adalah bagaimana masyarakat pada umum dapat mempertahankan budaya dan tradisi Timor Leste.
EM: Antara lain, banyak pekerjaan Anda menekankan masalah lingkungan sekitar, Ceritakan lebih banyak tentang itu?
Masalah lingkungan hidup masyarakat adalah saya juga. Dari itu dengan berbagai masalah yang dihadapi komunitas, masyarakat harus akan manyadari bahwa sering kali perbuatan mereka sendiri dapat menyusahkan diri mereka sendiri, maka dari itu dari cuplikan cuplikan footage yang saya ambil bisa menjadi sebuah bahan untuk menyadarkan mereka.
EM: Beritahu kami tentang sepotong favorit Anda dari video yang telah Anda buat, dalam hal keadilan sosial atau lingkungan.
Di sebuah film pendek saya, yang berjudul “We need some protection & love”, ada sebuah potong gambar yang memberikan dorongan atau motivasi. Gambar seorang anak yang sedang bermain dengan anjing dan salah satunya lagi adalah seorang anak perempuan yang hanya belajar lewat TV, dia dapat menghitung dan membaca angka dengan bahasa Indonesia, sedang di sekolah dan lingkungan di mana di anak itu tinggal, bahasa sehari-hari yang dipergunakan adalah bahasa TETUM dan di sekolah mereka diajar bahasa Portugis. Maka dari itu saya mengambil kesimpulan bahwa melalui Gambar gerak orang bisa belajar apa saja yang bisa berguna bagi hidupnya.
EM: Bagaimana menurut Anda distribusi online adalah mengubah bidang pembuatan video independen? Bagaimana Anda menggunakan alat online di dalam pekerjaan.
Distribusi Online kita dapat mempromosikan juga hasil karya yang saya ciptakan, selain masyarakat banyak bisa mengetahui kondisi dan cerita yang saya espresikan baik itu berupa fiksi atau konteks yang riil ada.
Links
If you know of any interesting filmmakers around Asia Pacific you'd like to see featured on EngageMedia.org, write to us today!
