Laporan Perjalanan Pelatihan Media Antikorupsi - Pontianak

by Yerry Nikholas Borang December 12, 2014
KPK, EngageMedia dan Canopy Indonesia memfasilitasi workshop Pelatihan Media Antikorupsi – Pontianak 25-26 Nov 2014. Dalam pelatihan ini digagasa penyebaran ide-ide yang bertujuan memberikan pengetahuan mengenai korupsi dan meningkatkan kesadaran kaum muda akan bahayanya. Engagemedia sendiri sedang mendukung Komisi Pembarantasan Korupsi dalam menyebarkan ide-ide anti korupsi di kalangan anak muda di Indonesia.

Tujuan acara ini adalah meningkatkan pemahaman anak muda tentang korupsi yang terjadi di sekitar mereka, meningkatan kesadaran dan sikap anti korupsi di kalangan anak muda, meningkatkan keterlibatan anak muda dalam gerakan dan kampanye anti korupsi dengan memproduksi video-video tentang isu anti-korupsi serta meningkatkan kemampuan anak muda pegiat film dalam video advokasi. Acara pelatihan ini didukung penuh oleh Ilab dan Seatti.

KPK melalui medianya, KanalKPK, selama ini telah aktif dalam penayangan film-film dokumenter tentang korupsi. EngageMedia membantu Kanal KPK menyelenggarakan kegiatan yang menyasar anak muda dalam kampanye anti korupsi dengan kemasan yang lebih kreatif, yakni melalui film/video. Dalam pelatihan ini anak muda di Pontianak –sebagai salah satu kota sasaran - menjadi penerima manfaat langsung melalui kegiatan pemutaran film/video untuk masyarakat luas dan mini workshop untuk pegiat film muda.

Acara workshop dan screening diselenggarakan di Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional, Jl. Letjen Sutoyo, Pontianak juga memiliki tujuan agar materi video advokasi dan lainnya itu tetap punya bobot tentang pesan antikorupsi didalamnya. Pelatihan juga memperkenalkan informasi soal festival antikorupsi Accfest yang berlangsung tahun 2014 ini. Undangan untuk calon peserta workshop sudah disebar sejak beberapa minggu sebelumnya. Di dalam pelatihan ini pesertanya yang datang dari beberapa kalangan, seperti Siswa SMU, Mahasiswa, dan komunitas penggiat perfilman yang ada di Pontianak. Khusus untuk siswa SMU, yang diundang adalah mereka yang berasal dari jurusan perfilman dan sebelumnya sudah pernah mendapatkan pembekalan mengenai perfilman.

Beberapa film yang ditayangkan dalam acara ini memang tidak secara eksplisit menggambarkan permasalahan korupsi, tetapi justru ingin memperlihatkan kepada publik bahwa isu korupsi bisa terjadi dimana saja, yang besar maupun yang kecil. Masalah pelayanan publik yang buruk misalnya, umumnya terjadi karena ada unsur korupsi di dalamnya. Sekolah SD Inpres di Papua yang tidak ada guru, atau pelayanan kesehatan yang buruk bisa jadi contoh. Film tentang Datuk Hanafiah yang berjuang mempertahankan seni budaya Kalimantan Timur, sepintas tidak ada pesan anti korupsi. Tetapi di dalam film itu dia bercerita bahwa ada sebenarnya dana-dana dari Pemda untuk bidang kebudayaan dan seni tetapi publik tidak mengetahui bagaimana mengaksesnya.

Dalam acara screening, akan ditayangkan beberapa video dan dilanjutkan dengan diskusi. Moderator bisa Yerry dari EngageMedia, Chrystell dari KPK dan Denny Sofian dari Canopy Indonesia. Dalam screening pembicara dari KPK menjelaskan tentang isu korupsi dan kerja-kerja yang telah dilakukan oleh KPK dalam pemberantasan korupsi. Penonton acara screening sebagian besar peserta workshop tetapi juga dihadiri publik umum.

Tontonan ditutup dengan pemutaran beberapa film salah satunya film dengan judul “Indonesia di Tepi Batas” karya Canopy Indonesia. Film ini menceritakan permasalahan yang dihadapi masyarakat yang bermukim di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia yang berakar pada ketimpangan ekonomi dan pembangunan yang tidak merata serta praktek korupsi yang terjadi hingga di tingkat desa.

Deskripsi organisasi yang berkolaborasi

EngageMedia adalah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang media, teknologi dan budaya. EngageMedia menggunakan kekuatan video, internet dan teknologi perangkat lunak gratis untuk menciptakan perubahan sosial dan lingkungan. EngageMedia percaya bahwa media inependen dan teknologi gratis dan terbuka adalah penting untuk membangun gerakan yang dibutuhkan untuk menantang ketidak adilan sosial dan kerusakan lingkungan, juga menyediakan dan menyajikan solusi.

CANOPY INDONESIA adalah sebuah lembaga yang bergerak di bidang Film Production, Photography, Community and Cultural Development, dan pengembangan eco-tourism. Tujuan utama CANOPY INDONESIA, salah satunya adalah untuk berbagi berbagai informasi dan cerita, terutama mengenai lingkungan, social-budaya, dan ekonomi dari Kalimantan Barat. Langkah ini diyakini sebagai salah satu cara untuk membangun awareness terhadap berbagai isu yang terjadi di tingkat lokal.