Tim EngageMedia

oleh Yerry Nikholas Borang Sep 11, 2019

Airani Sasanti – Finance and Administration Officer

Airaini lahir di Indonesia, dan mulai bekerja sejak tahun 2008 sebagai penulis naskah dan jurnalis di Visit Indonesian Year. Di tahun yang sama dia bekerja sebagai asisten administrasi pada kotakhitam forum, sebuah organisasi yang berfokus pada risetm pelatihan dan produksi film dokumenter untuk perubahan sosial di Indonesia.

Di tahun 2015, dia bergabung dalam rumah produksi film dokumenter Banjarsari Film, dimana dia bekerja sebagai asisten produser yang bertanggungjawab soal desain pre-produksi dan perencanaan dan sebagai koordinator administrasi dalam film ‘Di Kaliurang’.

Sebagai Administration and Program Assistant di EngageMedia, kerja Airani adalah mendukung kerja-kerja Finance and Administration Coordinator, Operations Coordinator, dan menyediakan dukungan logistik kepada para manajer proyek.

Bahasa: Inggris, Indonesia, Jawa

Andrew Lowenthal – Direktur Eksekutif

Andrew Lowenthal telah bekerja di bidang aktivisme media dan teknologi selama lebih dari 10 tahun. Dimulai sebagai video aktivis di Access News di akhir 90an dan kemudian terlibat secara aktif di Melbourne Indymedia sebagai editor dan koordinator selama lebih dari 6 tahun.

Tahun 2006-2008, Andrew bekerja dengan Tactical Technology Collective yang berpusat di Inggris sebagai kepala progam partisipasi yang mengedit paket software gratis NGO-in-a-box series dan yang paling terkini adalah Message-in-a-box. Selain itu, Andrew juga memfasilitasi perkemahan pelatihan di Indonesia, Belanda, Thailand dan India. Andrew menjadi anggotaelain itu, Andrew juga memfasilitasi perkemahan pelatihan di Indonesia, Belanda, Thailand dan India. Andrew berdomisili di internet atau di suatu tempat antara Jakarta dan Melbourne. Andrew menjadi anggota Berkman Center for Internet & Society at Harvard Universitytahun 2012/13. Andrew berdomisili di internet atau di di mana saja diantara Jakarta dan Melbourne.

Bahasa: Inggris, Spanyol + Itali (Percakapan)

Darika Bamrungchok – Digital Rights Coordinator (Thailand)

Darika telah terlibat di dalam advokasu hak-hak manusia dan aktivisme di Thailand sejak kudeta militer 2006. Dia memuai karirnya dengan berkerja di bidang jurnalisme dan melakukan kerja penelitian di bidang hubungan internasional.

Dia juga memegang gelar Master untuk jurusan Administrasi Publik dari Central European University di Budapest, Hungaria dengan spesialisasi advokasi hak asasi manusia dan media digital di bawah rejim otoritarian modern. Di Hungaria, selama setahun, dia bekerja sebagai konsultan proyek “Citizenship Education in Fragile Democracies,” yang mengliputi wilayah Hungaria, Kosovo, Albania dan Polandia.

Sebelum berganbung dengan EngageMedia, Darika bekerja sebagai Koordinator Kampanye untuk Amnesty International Thailand. Dia berpengalaman dalam membangun dan menerapkan strategi dan kampanye untuk para pembela hak-hak asasi manusia; demikian pula dia mempimpin sejumlah pelatihan dan pembangunan kapasitas bagi aktivis di bidang pendidikan dan kampanye hak asasi manusia.

Bahasa: Thai, Inggris

Dianne Olivan – Program Assistant

Dianne memperoleh gelar Communication Research dari University of the Philippines Diliman tahun 2016. Sebagai aktivis mahasiswa, dia membantu mengelola berbagai acara dengan beragam isu seperti kesetaraan gender, kebebasan informasi, reformasi agraria, dan akses pendidikan.

Sebagai penulis dan peneliti lepas, dia membantu beberapa proyek penelitian pembangunan yang diorganisir organisasi masyarakat sipil seperti National Union of Bank Employees and HealthJustice Philippines. Dari bulan Mei 2016 hingga September 2017, Dianne bekerja di Third World Studies Center sebagai asisten peneliti tetap bagi proyek transportasi massal yang didanai pemerintah.

Sebagai Program Assistant di EngageMedia, peran Dianne adalah untuk memastikan kolaborasi yang efesien dan efektif dengan para pendukung yang terkait inisiatif Digital Rights and Video for Change. Dia juga menyediakan dukungan logistik, jangkauan, dan penelitian bagi kedua program ini.

Bahasa: Inggris, Filipino, Hiligaynon

King Catoy – Video Lead

King Catoy adalah seorang pembuat film dokumenter independen dan praktisi media alternatif di Filipina. Akarnya dalam aktivisme dimulai sebagai pemimpin mahasiswa di Universitas Filipina Los Baños, di mana ia mengambil Development Communication. Ia belajar film dokumenter film 16mm di Mowelfund Film Institute di Quezon City, Filipina dan kemudian membangun kolektif film Southern Tagalog Exposure pada tahun 2001.

Pada tahun 2009, ia menjadi direktur eksekutif Mayday Multimedia, sebuah video kolektif yang berfokus pada isu-isu pekerja, dan pada tahun 2012, menjadi direktur multimedia dari grup media nirlaba PinoyMedia Center Inc. Dia saat ini duduk di Dewan Direksi AlterMidya - People's Alternative Media Center, jaringan media independen nasional dan media berbasis akar rumput di Filipina. Dia juga bekerja di beberapa proyek video advokasi dengan Pesticide Action Network Asia dan Pasifik.

Dia telah mengarahkan banyak video dan melatih masyarakat pribumi dan masyarakat miskin perkotaan dan praktisi media alternatif pada produksi video.

Bahasa: Inggris, Filipino

Nica Dumlao – Digital Rights Manager

Nica, seorang aktivis feminis yang telah terlibat di dalam gerakan keadilan sosial sejak dia berkuliah di University of the Philippines tahun 2002. Dia memulai kerja di bidang Hak Asasi Manusia dan informasi serta teknologi informasi di tahun tahun 2008, dan terlibat dalam berbagai serial diskusi dengan pekerja di sektor industri outsourcing.

Nica mengetuai perancangan Declaration on Internet Rights & Principles untuk Filipina dan meninjau Future of PHInternet. Ini adalah inisiatif pertama forum berbagai pihak di Filipinan mengenai internet governance, Hak Asasi manusia, dan pembangunan. Dia sewaktu itu bekerja sebagai the Internet Rights Program Manager pada lembaga Foundation for Media Alternatives. Dia saat ini duduk di komite pengarah dari Philippine Internet Freedom Alliance (PIFA), aliansi pendukung kebebasan internet paling besar di negeri ini, yang pernah menantang pemerintah dalam Cybercrime Prevention Act tahun 2012 yang dianggap melanggar konsitusi ke Mahkamah Agung. Dia juga menjadi sekretaris dewan pembina dari ASEAN SOGIE Caucus.

Dalam posisi sebagai Digital Rights Coordinator di EngageMedia, Nica mengawasi insiatif, perluasan, dan penguatan kerja-kerja gerakan hak-hak digital di Engagemedia di Asia Tenggara.

Bahasa: Inggris, Filipino

Nikolas Borang – Engagement and Learning Specialist

Yerry Niko Borang adalah jurnalis independen yang tinggal di Jakarta. Semasa kuliah di Yogyakarta, dia sempat bergabung dengan gerakan mahasiswa angkatan 1998. Setelah itu melalui beberapa penerbit di Yogyakarta, turut menerjemahkan beberapa buku politik dan sastra berbahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, termasuk Animal Farm-nya George Orwell.

Pada 2004 bersama beberapa kawan dekatnya, dia berpartisipasi untuk membangun kembali Indymedia Jakarta. Dia bekerja sebagai jurnalis radio/web/video selama enam tahun lebih di vhrmedia.com dan banyak bekerjasama dengan jaringan radio dan media komunitas serta distribusi media offline.

Bahasa: Inggris, Indonesia

Nun Afra Farhanggi – Program Assistant (Indonesia)

Nuna adalah orang yang penuh gairah yang aktif di banyak organisasi sebagai sekretaris, relasi publik, co-trainer atau koordinator. Ia lulus pada tahun 2016, selama kuliah ia aktif di komunitas tari Aceh sebagai penari dan manajer di Komunitas RampoeUGM. Dia bergabung di International Folklore Festival Europe yang diselenggarakan oleh CIOFF dan UNESCO pada tahun 2014. Pada saat yang sama ia aktif sebagai jurnalis kampus, pelatih ko-kepemimpinan dan relawan sosial. Pada 2016 ia menjadi sukarelawan di Donor Ginjal Indonesia dan koordinator Hari Ginjal Sedunia di Yogyakarta. Setelah lulus, ia bekerja di Hello Indonesia Corp. (perusahaan startup diplomasi budaya baru). Sebelum bergabung dengan Engagemedia, ia adalah seorang sukarelawan di Organisasi Layanan Pengungsi Internasional.

Sebagai Asisten Program di EngageMedia, peran Nuna adalah untuk memastikan kolaborasi yang efesien dan efektif dengan para pendukung yang terkait inisiatif Digital Rights and Video for Change. Dia juga menyediakan dukungan logistik, jangkauan, dan penelitian bagi kedua program ini.

Bahasa: Inggris, Bahasa Indonesia, Jawa

Pitra Hutomo – Project Manager (Indonesia)

Pitra Hutomo lahir dan dibesarkan di Jakarta. Dia pindah ke Yogyakarta pada tahun 2002 untuk mengejar gelar dalam Ilmu Bumi. Pitra bekerja untuk Visual Art Archive (IVAA) Indonesia selama lebih dari 10 tahun, di mana ia menjadi koordinator penelitian dan juga sebagai direktur akting. Dia bergabung dengan EngageMedia pada tahun 2017 setelah perannya sebagai koordinator logistik untuk Camp COCONET.

Menjadi terlatih sebagai penganalisis arsip dan sistem, Pitra membantu pendirian Inventaris Online IVAA pada dokumen Seni Modern dan Kontemporer Indonesia. Pengalaman tersebut membawanya ke program-program seperti Rekan Perjalanan dari Dewan Kebudayaan Asia, Rekan Peneliti di bawah Pusat Kebudayaan Prancis Indonesia dan Bursa Arsip di bawah Galeri Seni Australia di New South Wales. Inisiatif non profesionalnya terdiri dari praktik pembuatan dokumen di bawah kolektif seperti Laporan Video, Hyphen dan Uripurup di mana ia mengadvokasi hak-hak tanah substantif dan hak atas kota bagi masyarakat yang terpinggirkan.

Bahasa: Bahasa Indonesia, Inggris, Jawa, Sunda, Prancis.

Rezwanul Islam – Communications and Outreach Coordinator

Rezwanul Islam memiliki pengalaman panjang di bidang warga dan media sosial. Selama lebih dari 15 tahun, ia telah menulis untuk situs media / blog warga lokal dan internasional. Dia adalah seorang kontributor lama untuk Global Voices, organisasi media warga nirlaba internasional dan memimpin ruang persnya untuk Asia Selatan. Dia sebelumnya bekerja sebagai juri di Penghargaan Deutsche Welle Best of The Blogs (BOBS) dan juga bekerja untuk Al Jazeera Plus sebagai editor utama untuk Asia Selatan.

Sebagai peneliti, penerjemah, dan konsultan lepas, ia telah berkontribusi dalam berbagai proyek advokasi dan hak asasi manusia selama bertahun-tahun. Dia memiliki pengalaman dalam mengembangkan strategi komunikasi dan kampanye untuk nirlaba. Di Bangladesh, pengalaman kerjanya termasuk melayani sebagai konsultan untuk UNDP di berbagai proyek, terutama untuk Citizen's Voice (Nagorik Kontho), portal jurnalisme warga.

Dia pernah tinggal di sejumlah kota di kawasan Asia Pasifik seperti Jakarta, Kuala Lumpur, dan Canberra dalam dekade terakhir.

Bahasa: Bengali, Inggris, Jerman

Red Tani – Impact and Engagement Manager

Red Tani telah menjadi penganjur pemikiran kritis, legislasi berdasar bukti, kebebasan beragama dan hak asasi manusia sejak 2009, saat dia mendirikan Filipino Freethinkers. Kerja advokasi yang mereka lakukan diliput media internasional dan media di Filipina serta menerima sejumlah penghargaan di antaranya,  Globe Tatt award dan Rappler Do More award.

Aktivitas pembelaannya diteruskan sebagai seorang perwakilan tim nasional penerapan RH Law, sebagai pendiri Philippine Safe Abortion Advocacy Network, dan berbagai organisasi yang bekerja dalam isu hak kesehatan reproduksi dan seksual, feminisme dan keadilan gender dan kebebasan berbicara dan beragama.

Selalu bersemangat soal kekuatan bercerita dan storytelling untuk advokasi, dia mendukung teknik fiksi dalam penulisan, berpidato, dan berbagi karya dalam sejumlah kuliah dan pelatihan di seluruh Filipina.

Dia bergabung dengan EngageMedia untuk membangun alternatif yang etis terhadap sosial media arus utama, memperkuat advokasi untuk menyampaikan cerita berdampak melalui video.

Bahasa: Inggris, Filipino

Widy Dinarti – Organisational Development Manager

Widy Dinarti adalah seorang inovator dampak sosial dan kehidupan yang berdampak dan pelatih lintas budaya. Setelah memperoleh gelar Sarjana Hubungan Internasional dari Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia, ia telah melakukan proyek-proyek sosial dan kemanusiaan bekerja sama dengan berbagai organisasi, baik dalam nirlaba dan swasta, di tingkat lokal dan internasional di India, Asia Tenggara, Sub-Sahara Afrika dan kawasan di Samudera Hindia.

Widy juga penerima beberapa penghargaan termasuk Deutsche Post DHL Global Corporate Responsibility Awards pada tahun 2015 untuk Proyek Kepemudaan Kepemudaannya di Afrika Selatan dan Proyek Inkubator Bisnis Pemuda di Uganda. Baru-baru ini, dia terpilih untuk mewakili Indonesia di HANDs! Asia Project, sebuah program beasiswa Japan Foundation dalam pendidikan kreatif dan inovatif untuk kemanusiaan; dan sebagai salah satu rekan untuk IDEAS 6.0 Massachusetts Institute of Technology Executive Education Programme.

Widy juga mendukung perusahaan rintisan dan usaha sosial dalam pengembangan organisasi dan proyek pengembangan bisnis mereka.

Bahasa: Bahasa Indonesia, Jawa, Inggris.