Refleksi Kritis KUHP Baru dan Aktivisme Anak Muda dalam Menjaga Ruang Kebebasan Sipil

Di tengah pesatnya perkembangan media sosial, kurangnya kesadaran tentang perlindungan data pribadi telah membuka pintu bagi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Perempuan dan anak-anak menghadapi ancaman nyata yang tak terlihat namun mematikan.
Beberapa pasal kontroversial dalam KUHP baru berpotensi mengriminalisasi jurnalis dan membatasi kebebasan berpendapat. KUHP baru dapat mengancam fungsi pers sebagai pilar demokrasi dan kontrol sosial.
Siapa yang bisa menahan tawa melihat tiga anak muda melakukan sindiran satir sarkas di depan gedung Mahkamah Konstitusi soal Putusan kontroversi batas usia capres dan cawapres yang penuh intrik dinasti politik.
Pasal 2 KUHP yang mengakui hukum yang hidup dalam masyarakat memang dapat memberikan perlindungan atas kebiasaan dan hukum adat. Namun, ketidakjelasan batasan dalam pasal ini berpotensi membuka jalan bagi penyalahgunaan kekuasaan dan diskriminasi.
Generasi muda Indonesia cemas terhadap kemunduran demokrasi dan kebangkitan otoritarianisme yang diperburuk oleh dominasi oligarki dalam politik. Meski begitu, generasi muda tetap berperan aktif dalam perjuangan demokrasi dan menolak menyerah pada tekanan rezim yang represif.
Pada Januari 2026, proyek yang diklaim sebagai “dekolonisasi” hukum pidana akan efektif diberlakukan. Sebagaimana dinyana, beleid ini masih menyisakan sejumlah masalah krusial hingga akhirnya disahkan.

Latest News in